Buat kamu yang Suka Ngutang Namun Sering Pura-Pura Lupa Waktu Bayar, Perhatikan Ini Sebentar!

buat kalian yang suka ngutang tetapi kerap pura – pura kurang ingat waktu bayar, perhatikan ini sebentar!
saudarakau, sempatkan waktumu sebentar.
bacalah ini…
bacalah ini…
kita tentu sudah biasa yang namanya meminjam duit kepada sahabat, kerabat terlebih lagi teman buat penuhi kebutuhan hidup.
buat yang suka ngutang tetapi kerap pura – pura kurang ingat waktu bayar, perhatikan ini sebentar!
sempatkah kamu berpikir orang yang kamu pinjami kadangkala pula tidak memiliki duit, tetapi demi sebab kasihan, sahabat, lebih memerlukan dia mengeluarkannya.
terlebih lagi kita tidak sempat ketahui betapa beratnya permasalahan hidup ia yang kita pinjami uangnya.
tetapi dibelakang itu kamu kerap berkata ia pelit, sombong, sementara itu ia memiliki, ia kaya, ini, bilang aja tidak ingin meminjamkan dan kalimat yang lain kala gusar dikala tidak mampu pinjaman. itu hanya benak burukmu.
coba bayangkan bila kamu dalam pososi yang sama.
kala terdapat sahabat meminjam duit yang begitu berarti untuk kamu.
nyatanya sehabis dipinjami duit dia tidak sempat terdapat kabarnya terlebih lagi tiap kali ditagih karna perlu dia senantiasa bilang belum terdapat duit, belum memiliki uang, pelit, dan kalimat umpatan yang lain.
tidak siuman diri sekali bukan? sudah dipinjami tetapi tidak berulang malah berbuat tidak terpuji, “ibarat memohon diberikan hati memohon jantung”.
kamu aja tidak ingin diperlakukan demikian kenapa berlaku begitu pada teman .
kita tidak sempat ketahui keadaan teman . dapat jadi dia susah tetapi karna belas kasihan membantu.
kita tidak sempat ketahui keadaan teman . dapat jadi dia susah tetapi karna belas kasihan membantu.
tidak bisa jadi mereka cerita seluruh keadaan dalam hidupnya. siuman dirilah, tidak butuh dikejar yang mananya hutang ya dibayar.
sadarilah kawan, hutang tidak cuma merugikan teman tetapi pula hendak merugikan diri kamu seorang diri nanti.
ingatlah agama kita melarang orang yang tidak membayar hutang, terlebih lagi sudah dipaparkan hukumnya berat.
rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ فَارَقَ الرُّوحُ الْجَسَدَ وَهُوَ بَرِىءٌ مِنْ ثَلاَثٍ دَخَلَ الْجَنَّةَ مِنَ الْكِبْرِ وَالْغُلُولِ وَالدَّيْنِ
“barangsiapa yang ruhnya terpisah dari jasadnya dan juga ia terbebas dari 3 perihal: [1] sombong, [2] ghulul (khianat) , dan juga [3] hutang, hingga ia hendak masuk surga. ” (hr. ibnu majah nomor. 2412. syaikh Al (AL) albani berkata kalau hadits ini shohih).
dari abu hurairah, nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
نَفْسُ الْمُؤْمِنِ مُعَلَّقَةٌ بِدَيْنِهِ حَتَّى يُقْضَى عَنْهُ
“jiwa seseorang mukmin masih tergantung dengan hutangnya sampai ia melunasinya. ” (hr. tirmidzi nomor. 1078. syaikh Al (AL) albani berkata kalau hadits ini shohih sebagaiman shohih wa dho’if sunan at tirmidzi)
dari shuhaib Al (AL) khoir, rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
أَيُّمَا رَجُلٍ يَدَيَّنُ دَيْنًا وَهُوَ مُجْمِعٌ أَنْ لاَ يُوَفِّيَهُ إِيَّاهُ لَقِىَ اللَّهَ سَارِقًا
“siapa aja yang berhutang kemudian bernazar tidak ingin melunasinya, hingga ia hendak berjumpa allah (pada hari kiamat) dalam status bagaikan pencuri. ” (hr. ibnu majah nomor. 2410. syaikh Al (AL) albani berkata kalau hadits ini hasan shohih)
dari ‘abdillah bin ‘amr bin Al (AL) ‘ash, rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
يُغْفَرُ لِلشَّهِيدِ كُلُّ ذَنْبٍ إِلاَّ الدَّيْ
“semua dosa orang yang mati syahid hendak diampuni kecuali hutang. ” (hr. muslim nomor. 1886)
oleh karna itu, bayarlah hutang kamu, silih membantulah dengan sahabat kamu tetapi jangan sempat kurang ingat buat mengembalikannya. karna ingatlah hutang pada sahabat tidak dapat dilunasi cuma dengan istighfar.
**
sumber : berkabar .co
sumber : berkabar .co
0 Response to "Buat kamu yang Suka Ngutang Namun Sering Pura-Pura Lupa Waktu Bayar, Perhatikan Ini Sebentar!"
Post a Comment